DOA SEHELAI DAUN KERING
Karya: Emha Ainun Nadjib
Jangankan suaraku, ya A’ziz
Sedangkan firmanMupun diabaikan
Jangankan ucapanku, ya Qawiy
Sedangkan ayatMupun disepelekan
Jangankan cintaku, ya Dzul Quwwah
Sedangkan kasih sayangMupun dibuang
Jangankan sapaanku, ya Matin
Sedangkan solusi tawaranMupun diremehkan...
Betapa naifnya harapanku untuk
diterima oleh mereka
Sedangkan jasa ciptaanMupun dihapus
Betapa lucunya dambaanku untuk
didengarkan oleh mereka
Sedangkan kitabMu diingkari oleh
seribu peradaban
Betapa tidak wajar aku merasa berhak
untuk mereka hormati
Sedangkan rahman rahimmu diingat
hanya sangat sesekali
Betapa tak masuk akal keinginanku
untuk tak mereka sakiti
Sedangkan kekasihMu Muhammad
dilempar batu
Sedangkan IbrahimMu dibakar
Sedangkan YunusMu dicampakkan ke
laut
Sedangkan NuhMu dibiarkan kesepian
Akan tetapi Wahai Qadir Muqtadir
Wahai Jabbar Mutakabbir
Engkau Maha Agung dan aku kerdil
Engkau Maha Dahsyat dan aku picisan
Engkau Maha Kuat dan aku lemah
Engkau Maha Kaya dan aku papa
Engkau Maha Suci dan aku kumuh
Engkau Maha Tinggi dan aku
rendah-serendahnya
Akan tetapi wahai Qahir wahai Qahhar
Rasul kekasihMu mas’hum dan aku
bergelimang hawa
Nabi utusanMu terpelihara sedangkan
aku terjerembab-jerembab
Wahai Mannan wahai Karim
Wahai Fattah wahai Halim
Aku setitik debu namun bersujud
kepadamu
Aku sehelai daun kering namun
bertasbih kepadamu
Aku budak yang kesepian namun yakin
pada kasih sayang dan pembelaanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar